Minggu, 21 Desember 2014

LOVE YOU UMAK :*

Diposting oleh Unknown di 22.51 0 komentar

Hari ini adalah peringatan hari ibu. Entah hal hebat apa yang pernah aku berikan dengan umak, jawabannya adalah belum ada. Aku belum bisa membahagiakan dia, memberikan sesuatu yang indah untuk dia, dan mungkin aku hanya selalu membuatnya repot, repot dan repot.
Ini adalah hari ibu yang ke 21 yang aku lewati sejak aku lahir. Belum ada yang bisa aku berikan, aku hanya bisa meminta dengannya. Aku memang tak pernah bilang dengan umak kalau aku mencintainya, sungguh mencintainya tapi dia selalu tau kalau aku sangat mencintainya.
Beliau selalu tau apa yang aku rasakan padahal kita sekarang berada di pulau yang berbeda, umak di Belitong dan aku di Jakarta tapi jarak tak meruntuhkan kepekaannya terhadap aku. Beliau selalu bisa merasakan apa yang aku rasakan, tanpa aku bicarakan sebelumnya. Umak sungguh manusia yang begitu sempurna dan ajaib yang diberikan Allah kepadaku.
Kata orang ibu adalah bidadari nyata yang Allah ciptakan untuk menjaga dan merawat setiap anaknya. Tidak ada yang bisa menggantikannya dan tidak ada yang bisa membalas semua ketulusan yang telah beliau lakukan.
Mengandung selama 9 bulan dan merawatku dari bayi sampai sekarang dan mungkin sampai aku sudah mempunyai keluarga. Beliau tidak pernah menuntut apa-apa, hanya beliau selalu menuntut kalau aku harus sukses dan bisa membuat aku lebih baik dari dirinya. Hanya itu yang beliau inginkan, itu semua untuk kehidupanku. Beliau selalu berusaha membuat aku bahagia sedangkan aku belum bisa membahagiakannya.
Aku pernah membuatnya menangis, hanya karena beliau terlalu sayang. Umak memang selalu panik jika aku tak ada kabar, aku sering bilang jika aku baik-baik saja dan jangan suka bersikap seperti itu. Ya namanya juga orang tua, beliau selalu takut jika anaknya kenapa-kenapa.
Tidak ada orang tua yang diam dan bersikap baik-baik saja jika anaknya tidak ada kabar. Aku merindukan suaranya yang khas, selalu teriak-teriak jika aku melakukan kesalahan, bukan hanya aku tapi juga adek geta.
I love you umak.

Bidadari nyata yang Allah ciptakan

Sentuhan lembutmu membuatku aman dan nyaman

Pelukanmu melindungiku dari angin malam yang setiap detik menghujam tubuh ini

Umak, Kadang aku lelah dengan kejamnya kehidupan diluar sana

Tapi nasehat dan doa yang kau lantunkan akan selalu menjagaku dari tangan-tangan kotor itu

Aksara pun tak akan mampu menggambarkan curahan kasih sayangmu untukku

Umak, aku merindukan mu seperti pasir putih yang merindukan gelombang pantai menghampirinya



Kamis, 13 November 2014

SUPERHEROES

Diposting oleh Unknown di 05.31 0 komentar


Postingan gue kali ini adalah tentang hari ayah yang udah lewat kemaren. Guys kalian udah ngucapin kaaaannnn sama ayah, papa, bapak and semua panggilan buat sosok laki-laki yang udah mencurahkan kasih sayangnya buat kita dari kecil sampai saat ini ?????
Oke AYAH. Hmmm banyak makna yang gak bisa digambarkan dengan kata-kata untuk sosok satu ini. Kalau menurut gue sosok bapak buat gue dari penggambaran bapak gue sendiri, dia adalah laki-laki yang hebat, stronger dan tegar. Selain itu bapak juga menjadi sahabat, teman dan sosok yang gue segani juga waktu dia tegas kalau gue melakukan sebuah kesalahan. Bokap itu selalu bisa menempatkan perannya pada waktu yang pas.
Pada posting sebelumnya gue pernah bilang kalau bapak gue itu adalah orang yang susah banget mengekspresikan rasa sayangnya sama gue. Tapi dibalik diamnya itu gue tau kalau dia sayang banget sama gue, ya mana ada si orang tua yang gak sayang sama anaknya.
Gue inget banget kata Fitri Tropika waktu di ILK semalam, pas banget tema ILK semalam itu membahas tentang hari ayah. Fitrop bilang kalau cinta pertama anak cewek itu adalah ayahnya. Ya AYAHNYA, because dia adalah laki-laki pertama yang mencurahkan kasih sayang, cinta yang tulus buat kita. And dia juga selalu ingin yang terbaik buat kita. Kalau orang bilang “KADANG KITA HARUS MELEPAS ORANG YANG KITA CINTAI UNTUK BAHAGIA DENGAN ORANG LAIN”. Awalnya gue gak percaya banget sama kata-kata itu. Iyalah mana ada orang yang mencintai tapi gak memiliki itu BOHONG banget banget. Tapi setelah mendengar kata si Fitrop semalam gue percaya kalau kata-kata itu bener.
Pernah gak si kalian memikirkan kata-kata itu terus kalian liat ayah. Ada saatnya ayah akan melepaskan putri yang paling dicintainya untuk hidup bahagia dengan orang pilihan putrinya. Saat itulah kata-kata itu terpampang nyata (gaya teteh syahrini) dihadapan kalian. Ayah yakin kalau itu akan membuat putrinya bahagia. Tapi sebenarnya gue juga belum merasakan saat-saat ini guys, gue belum nyampe fase ini.
Anyway kalian pernah gak si liat kalau bokap itu nangis ??? kadang bokap bakal menangis sendiri saat merasakan suatu kesedihan, tanpa pernah kita tau semua itu. Yaps, kenapa gue tau, because gue pernah liat bokap gue nangis sendirian. And arasanya itu OMG, sakit banget. Pengen banget rasanya saat itu gue peluk bokap. Tapi setiap orang emang butuh waktu buat sendiri, menenangkan diri atau mencari solusi Ya begitulah bokap, orang yang susah buat mengekspresikan perasaannya beda sama nyokap.
Bokap gue itu mukanya sangar jadi kalo orang baru liat pasti nyangkanya kalo bokap itu galak, padahal gak, gak salah lagi maksudnya hehehe tapi bener bokap gue itu orangnya gak sesangar mukanya. Dia enak kalo di ajak ngobrol. Setiap temen cowok yang main kerumah selalu diajakin ngobrol sama dia. Sampai-sampai tuh cowok lebih akrab sama bokap dari pad ague, nah loh. Gak gak ini gak seperti yang kalian pikirkan guys.
Ayah tangguh seperti elang. Dia juga seperti pohon dengan akar kuat, walau angin menyerangnya dia gak mudah tumbang.
Ayah itu teman, sahabat dan sosok yang gue kagumi. Dibalik ketenangan dan ketegasannya ada terselip kelembutan untuk putri atau putranya. 
ini kata yang gue ambil dari lagu SUPERHEROES  The Script " A heart of steel starts to grow".


Rabu, 17 September 2014

FASE KEHIDUPAN

Diposting oleh Unknown di 10.27 0 komentar


Setiap orang punya fase kehidupan masing-masing. Dari anak-anak sampai tumbuh dewasa. Semua fase ini akan dilewati tanpa kita sadari. Nanti bakal terucap kata “kayaknya baru kemaren deh gue memulai eh ternyata ini udah mau selesai”. Waktu selalu cepat berlalu, tapi Dia tidak pernah meninggalkan tanpa menyisakan rekap jejak yang bisa kita kenang. Waktu juga gak pernah nunggu, contohnya sukses. Waktu gak pernah nunggu buat sukses tapi kita yang mengejar waktu untuk sukses, dan anda juga tidak akan bisa mengembalikan waktu dimana anda mengabaikan kesempatan, anda juga tidak akan bisa mengembalikan waktu dimana anda melakukan kesalahan yang membuat anda mengesalinya sampai saat ini.
Saat ini gue sudah memasuki fase yang berbeda, bukan lagi “tugas numpuk atau kuliah gak ya atau nongkrong dikantin ya nanti” tapi sekarang udah beda. Cara berpikir juga berbeda yaa bisa dibilang lebih dewasa dan lebih teliti menata kehidupan untuk kedepannya. Gue harus tau, apa yang akan dan mau gue capai. Semua harus terlaksana dan yang pasti usaha gak boleh setengah-setengah. Saat ini gue udah memasuki fase yang serius. Fase ini membuat gue takut, tapi lagi lagi adaptasi, doa, usaha dan restu orang tua menjadi jawabanya.
Gue belajar dari satu kegagalan yang membuat gue sadar dengan keangkuhan dan kesombongan gue waktu itu, bahwa diatas lagit masih ada langit. Kadang Allah memberikan satu kegagalan yang membuat kita gak bisa buat bangkit lagi, mungkin saat itu kita marah dan kecewa. Padahal Allah hanya memberikan satu kegagalan untuk seribu keberhasilan dan kesuksesan. Gue percaya banget akan hal itu, because gue pernah melewatinya. Semua gak terlepas dari peran orang tua dan keluarga yang selalu mampu membuat gue bangkit. Entahlah, mungkin kalau gak ada mereka gak akan ada tulisan ini.
Fase yang setiap manusia lewati pasti sama, bayi-balita-anak2-remaja-dewasa dan sampai akhirnya menikah, punya anak, sampai tua. Semua orang melewati ini tapi TIDAK SEMUA ORANG melewatinya dengan kebahagiaan dan keberuntungan yang sama. Memang selama melewainya bakal banyak banget polisi tidur yang memperlambat kaki melangkah, tapi apa kita akan menyerah begitu aja ? sementara di tempat lain ada badai yang mengahalangi tapi dia tetap tegar dan berusaha untuk bisa melewati. 
So jangan mengeluh dulu sebelum liat dunia disekitar kita dengan mata, telinga dan hati. Oh iya jangan pernah merasa anda paling benar dan baik, kadang orang lain lebih tau buruknya anda tapi kadang orang hanya diam :D

Rabu, 20 Agustus 2014

They Are My Life

Diposting oleh Unknown di 06.28 0 komentar


Pernah gak si ngerasa ada yang kurang dalam diri lu, tapi sebelumnya serasa utuh malah sangat utuh ? pasti bingung. Oke kali ini gue mau cerita tentang keseruan gue pulkam pas lebaran ya walaupun gak lama cuman 3 minggu. Bisa dibilang 1 tahun gak pulang di hapus dengan pulang cuman 3 minggu, bayangin aja tuh *jangan serius aja bayanginnya ya guys*. 
       ini pas gue lagi jalan-jalan ke salah satu pantai yang ada di BELITUNG

1 bulan sebelum balik, setiap hari gue hitung hari keberapa ini dan tinggal berapa hari lagi gue bakal pulang. Udah gak sabar rasanya kumpul sama umak, bapak, adek dan keluarga yang lain. Kangen banget. Selama satu tahun belakangan gue cuman bisa denger suara dan foto mereka aja tanpa bisa menatap mereka.
Sebenarnya gue bukan tipe orang yang bisa jauh-jauh dari orang tua. Dari kecil gue gak pernah bisa jauh dari orang tua. Gue pernah ada cerita pas gue masih kecil. Jadi kakek gue sering banget ajak kakak sepupu gue buat nginep di rumah saudara kalau lagi libur sekolah sekalian liburan gitu dan gue jarang banget di ajak buat nginep. Bukan karena kakek gue membeda-bedakan antara gue dan kakak sepupu gue, tapi dia punya alasan yang kuat buat gak sering ngajak gue. Pernah kejadian waktu itu gue, kakek dan kak renny *kakak sepupu* ( kita beda 1 tahun) di ajak kakek buat nginep di rumah tante, ya waktu itu gue kelas 4 SD udah cukup besar la ya buat jauh dari orang tua dalam jangka waktu 3 atau 4 hari. Oke next jadi waktu itu gue udah rapi dengan segala sesuatu yang perlu gue bawa, dan tibalah gue di rumah tante. Baru malam ke 2 gue udah nangis saat tidur, y ague nangis sambil manggil nama nyokap. Seakan-akan rasanya itu kayak udah lama banget gak liat nyokap, kangennya itu ……………… hmm aksara bagaikan tak punya kekuatan buat menggambarkan perasaan itu. Gue cuman bisa nangis ampe cekukan, kakek gue panic. Dia pikir gue sakit padahal gue cuman pengen pulang. Gara-gara gue kita jadinya pulang cepat, setelah kejadian itu kakek jarang banget ajak gue nginep dan gue juga gak mau. Gue takut jauh dari nyokap.
Bahkan ada kejadian lain yang membuat gue tau kalau ikatan batin gue sama nyokap dan bokap sangat sangat erat. Waktu itu gue nginep sama nyokap di rumah nenek (ibunya nyokap) hampir 1 minggu. Gue nangis, padahal ada nyokap yang juga ikut tapi bokap gak ikut dan gue nangis gara-gara kangen bokap. Dari kedua kisah itu gue sadar kalau gue emang gak pernah yang namanya jauh sama nyokap atau bokap. Bisa dibilang gue gak bisa pisah lama-lama sama mereka. Mereka itu bagian dari gue, jadi kalau salah satu dari mereka jauh rasanya ada yang hilang dan gue gak tau bagian mana itu tapi hati gue rasanya kosong, ada bagian yang kosong di sana.
Sedangkan sekarang gue harus jauh dari mereka. Pas awal-awal emang berasa banget ada yang hilang dan ada yang kosong di hati gue. Tapi adaptasi adalah jawaban yang tepat untuk gue menghadapi keadaan ini. Gue seakan terbiasa jauh dari mereka sekarang, ya walaupun setiap pulang dari ruma kembali kejakarta selama 2 hari gue akan menangis terus-menerus. Kayak anak kecil yang kehilangan wajah sang ibu dari pandangan matanya, menangis dan terus memanggil nama sang ibu dan itu juga yang gue lakuin. Rapuhnya gue :(
Gue sangat mengagumi semangat nyokap dan bokap, mereka punya mimpi dan ambisi yang kuat biar mimpi itu bisa terwujud. Mereka gak pernah ngeluh, tetap tersenyum dan mengsyukuri apa yang diberikan sama Allah.
Nyokap. Dia bidadari dan malaikat yang nyata dikirim Allah buat gue. Seperti lilin, yang merelakan tubuhnya terbakar dan mencair demi menerangi seseorang dalam kegelapan, begitulah nyokap. Wajah lelahnya selalu bisa dia samarkan agar gue gak liat, tapi setiap dia tidur gue selalu memandangi wajah lelahnya. Sebuah kebahagiaan yang gak ada bandingannya dengan gue dapat sepatu baru, tas baru atau baju baru. Ini sebuah kebahagiaan yang gak bisa di beli.
Bokap juga sama, dia adalah malaikat yang di kirim Allah buat jagain gue sampe kapanpun. Bapak emang gak pernah bisa memperlihatkan rasa sayang dan pedulinya sama gue, tapi gue tau dia selalu peduli dan sayang sama gue. Dalam diam dan ketenangan dia menjaga dan memperhatikan gue. Gue selalu cium dan peluk kalau bapak lagi nonton tv. Wangi mukanya itu khas banget, bikin gue kangen lagi lagi lagi dan lagi. 
Keluarga itu segalanya bagi gue. Mereka matahari yang menjadi sumber kebahagiaan dan semangat. Mereka bintang dan bulan yang menjadi cahaya dalam gelapnya kehidupan. Mereka selimut yang menghangatkan dari dinginnya perlakuan orang diluar sana. Mereka adalah rumah, tempat dimana aku pulang dan mengadu, betapa kejam dan tak mudahnya hidup ini.

Oke udah sedih-sedihannya. Di tempat gue banyak banget pantai-pantai yang super indah, air lautnya yang bening dan pemandangan yang super keren. Jadi bagi lu pada travelling, kudu harus nyobain ke BELITUNG. Di jamin gak nyesel deh *promosi hehehe*
                                        di sini ada jembatan, jadi kalian bisa liat keindahan lautnya


                         nah kalo foto yang ini gue ambil pas gue lagi di perahu mau ke pulau lengkuas


                                        gimana gimana laut sama awannya serasi banget kan hehehe


 ini kayak gue lagi galau gitu. biarkan angin menggoda rerumputan saat senja mulai ingin mengakhiri hari.


                       ini adalah pulau lengkuas, dari menara itu kalian bisa liat keindahan laut dari atas.


nah ini adalah keindahan laut saat kalian udah di atas menara :) 

gimana gimana ???????? keren kan ????? hahahahah 
 

DayDreamer Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting