DREAM, DREAM AND DREAM.
Hidup berawal dari mimpi, ya seperti itulah alasan kenapa gue
membuat nama blog ini dengan tema DREAM. Setiap orang berhak bermimpi tentang
kehidupannya, mau setinggi apa mimpi itu gak ada yang bakal ngelarang, itu hak
setiap orang. Tapi kita yang paling penting dari sebuah mimpi adalah bagaimana kita mewujudkannya.
Kalau kata para motivator yang pernah gue denger si *gak perlu
disebutkan ya nama motivatornya guys hehehe*, mimpi boleh setinggi-tingginya
tapi ingat kaki kita tetap harus dekat dengan tanah, biar mimpi itu bisa
diwujudkan bukan hanya menjadi bunga tidur. Loh kok jadi bunga tidur, ini
berbeda konteks ya guys. Mimpi yang gue maksud ini bukan mimpi saat lu tidur,
tapi mimpi disini gue artikan dengan impian-impian yang lu inginkan.
Gue yakin kalian pasti punya mimpi yang sempurna buat
kehidupan kalian dan orang-orang yang kalian sayangi. Impian punya istri/suami
yang perpect, rumah yang bagus, keluarga bahagia, karir yang bagus, dan masih
banyak lagi. Ini impian bagi orang-orang dewasa. Tapi kalau anak kecil impian
mereka lebih sederhana, malah sangat sederhana. Saat mereka menginginkan balon
dengan beberapa warna, pasti impian mereka hanya ingin mempunyai hal yang sama.
Simple kan, itu waktu kecil. Saat kalian sudah beranjak dewasa maka akan banyak
hal yang dipikirkan dan dinginkan. Banyak orang bilang waktu kecil itu lebih
enak dari pada kita sudah dewasa.
Saat kecil gue gak perlu memikirkan cinta, karena kita yang
selalu diberikan cinta dan kasih sayang oleh orang-orang yang menyayanginya.
Tapi saat dewasa gue harus merasakan sakitnya rasa mencintai. Bukan hanya itu,
waktu dewasa kita harus memikirkan bagaimana memecahkan sebuah masalah. Ah
pokoknya ribet banget deh, pasti kalian juga meraskannya kan.
Gue ingat dengan kata-kata seseorang, kalau disuruh milih
waktu kecil atau waktu lu sekarang ? dia menjawab kalau ‘dia lebih milih waktu
yang sekarang. Karena dari kejadian-kejadian yang dilewati banyak hal membuat
kita belajar, belajar bagaimana mensyukuri hidup ini. Kalau lu gak melewati
proses dewasa lu gak akan mendapatkan apapun dari hidup ini’. Cukup bijak
bukan.
Oke kita balik lagi ke topic utama yaitu dream.
Kadang semua impian itu tak sama dengan kenyataan yang ada.
Malah kadang bertolak belakang dengan semua impian yang sudah dibuat. Dari
semua yang terjadi pasti ada hikmah yang bisa dipelajari dari semua kejadian,
bahwa sang pencipta memberikan apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan.
*tumben-tumben kan gue bisa bijak gini hehehe*
Gak usah jauh-jauh melihat contohnya, coba aja liat diri lu
sendiri itu adalah salah satu contahnya. Kadang pasti lu mikir kalo tuhan gak
adil sama lu, orang lain bisa dapetin apa yang dia mau tapi kenapa lu gak ?
pertanyaan yang selalu dilontarkan orang-orang yang impiannya tak menjadi
sebuah kenyataan. Lu akan menemukan jawabannya setelah lu tau, jika impian yang
lu inginkan tak pas dengan hidup lu, tapi tenang tenang guys, dibalik itu lu
bakal dapet yang jauh lebih baik. Percaya dan yakin deh. Kayak lagi nulis
siraman rohani gini gue jadinya, tapi gak apalah ya kan tumben-tumben otak gue
konslet.
Ngomongin tentang otak gue yang konslet, gue punya temen yang
bilang kalo otak gue lagi konslet pasti omongan gue bener. Ya ya ya beginilah
resiko orang-orang yang suka ngelawak kayak gue, saat gue membuat sebuah kata
yang berbobot maka temen-temen bakal bilang kalo otak gue lagi konslet makanya
omongan gue bener. Parah kan, pasti lu bakal bilang itu parah banget. Sedih
banget jadi gue kan, padahal gue cuman mau membahagiakan orang-orang yang ada
disekitar gue dengan membuat mereka tertawa jika didekat gue, tapi malah gue
dianggap selalu gak pernah serius.
Padahal apa yang salah dengan orang yang berusaha membuat
lelucon agar orang-orang yang ada disekitar bisa tertawa. Kan tertawa bisa
membuat kita awet muda. Nah klo yang mau awet muda, deket-deket aja sama gue.
Loh ini kenapa jadi kayak seles gue.
Oke balik lagi pada pembahasan awal yaitu dreams. Kalo
berbicara soal impian atau mimpi, gue punya banyak mimpi yang pengen gue
wujudkan. Tapi beberapa impian gue gak terwujud sesuai dengan apa yang
diinginkan L. Asal
kalian tau ya guys, gue pernah bener-bener putus asa gara-gara salah
satu impian gue gak terwujud. Rasanya kesel, jengkel, dan gue udah berusaha
buat berpikir positif tapi sepertinya terlalu banyak setan yang ada dideket gue
saat itu jadi yang gue pikirkan malah negative. Yang parahnya gue berpikir negative
sama Allah. Parah banget gak tuh, pasti parah banget. *maaf ya Allah, itu
kemaren kok. Sekarang udah gak kok, sekarang lebih banyak bersyukur :D* Ya saat
itu gue seakan lelah berpikir positif saat semua yang gue inginkan tak pernah
jadi kenyataan, tapi saat gue menoleh kekanan dan kekiri gue, orang-orang itu
mampu mendapatkan apa yang mereka inginkan. Apa gak jengkel tuh.
Kalian pasti pernah merasakan apa yang gue rasakan, lelah dan
hamper putus asa. Mana ada si orang yang tahan dengan yang namanya menunggu.
Pasti jawabannya GAK ADA.
Cuma orang-orang terdekat yang bakal ngerti keadaan dan
kondisi lu. Kondisi saat lu terpuruk. Saat itu pula lu akan tau mana yang
ngerti. Yakin deh kalau lu deket sama nyokap, nyokap bakal tau bagaimana
keadaan lu saat itu, mau jarak kalian jauh ataupun dekat. Karena ikatan antara
orang tua dan anak selalu akan terjalin.
Nyokap, ingatan gue sangat pekat dengan sms nyokap saat itu.
Saat dimana gue sudah lelah dan rapuh, dia mampu membuat gue percaya jika semua
akan terjadi jika saatnya tiba. Dia gak mencontohkan hal yang jauh, hanya mencontohkan dengan dirinya
dan keluarga kami. Apa yang terjadi pada kami saat ini adalah buah dari
kesabaran yang kami lalui. Hidup tidak akan menis terus menerus, pasti aka nada
pahitnya. Lu gak akan pernah menjadi dewasa atau belajar jika hidup lu mulus
terus tanpa rintangan. Kedewasaan itu terbentuk dari apa yang terjadi dan dari
semua kejadian itu kita mendapatkan sebuah pembelajaran.
Kehidupan keluarga gue memang tak berjalan melus terus, malah
mungkin banyak pahitnya. Tapi kedua orang tua gue selalu sabar sabar dan sabar.
Dan pada akhirnya semua terjawab satu per satu, ya memang memerlukan waktu yang
lama, tapi inilah yang dinamakan proses.
Seperti gambar yang gue posting ini, saat semua terasa gelap
maka aka nada satu cahaya yang akan meneranginya *kurang lebingnya begitu ya
maknanya*. Sama seperti kehidupan kita. Saat lu merasa gelap maka Allah akan
memberikan sebuah cahaya.
Gak semua yang kita impikan itu baik untuk kita, kadang kita
gak sadar jika yang terbaik itu sedang dipersiapkan Allah, dengan sedikit
kesabaran.
Oh iya pasti kalian penasaran kan dengan teman yang geu bilang
kalau gue bener itu omongannya berate otyak gue sedang koslet. Ok gue
perkenalkan ya salah satu temen gue ini, namanya Winanda Septi Utami biasanya
si dipanggil nanda.
Beh
kece banget kan ???????????????? pastinya :D, udah jangan pada lama
ngeliatinnya nanti ketoilet lagi gara-gara mules *ups*. Becanda ya nanda hehehe