Minggu, 23 Februari 2014

ILALANG

Diposting oleh Unknown di 20.20 0 komentar

Aku seperti ilalang yang tumbuh diantara bunga

Selembut apapun embun padaku, 

mereka tetap menganggapku duri yang tajam.

RAIN

Diposting oleh Unknown di 19.57 0 komentar

Aku adalah butir hujan

Kamu tanah basah

Tempat rinduku berpulang

DREAMS

Diposting oleh Unknown di 19.52 0 komentar


DREAM, DREAM AND DREAM.
Hidup berawal dari mimpi, ya seperti itulah alasan kenapa gue membuat nama blog ini dengan tema DREAM. Setiap orang berhak bermimpi tentang kehidupannya, mau setinggi apa mimpi itu gak ada yang bakal ngelarang, itu hak setiap orang. Tapi kita yang paling penting dari sebuah mimpi adalah bagaimana kita mewujudkannya.

Kalau kata para motivator yang pernah gue denger si *gak perlu disebutkan ya nama motivatornya guys hehehe*, mimpi boleh setinggi-tingginya tapi ingat kaki kita tetap harus dekat dengan tanah, biar mimpi itu bisa diwujudkan bukan hanya menjadi bunga tidur. Loh kok jadi bunga tidur, ini berbeda konteks ya guys. Mimpi yang gue maksud ini bukan mimpi saat lu tidur, tapi mimpi disini gue artikan dengan impian-impian yang lu inginkan.
Gue yakin kalian pasti punya mimpi yang sempurna buat kehidupan kalian dan orang-orang yang kalian sayangi. Impian punya istri/suami yang perpect, rumah yang bagus, keluarga bahagia, karir yang bagus, dan masih banyak lagi. Ini impian bagi orang-orang dewasa. Tapi kalau anak kecil impian mereka lebih sederhana, malah sangat sederhana. Saat mereka menginginkan balon dengan beberapa warna, pasti impian mereka hanya ingin mempunyai hal yang sama. Simple kan, itu waktu kecil. Saat kalian sudah beranjak dewasa maka akan banyak hal yang dipikirkan dan dinginkan. Banyak orang bilang waktu kecil itu lebih enak dari pada kita sudah dewasa.
Saat kecil gue gak perlu memikirkan cinta, karena kita yang selalu diberikan cinta dan kasih sayang oleh orang-orang yang menyayanginya. Tapi saat dewasa gue harus merasakan sakitnya rasa mencintai. Bukan hanya itu, waktu dewasa kita harus memikirkan bagaimana memecahkan sebuah masalah. Ah pokoknya ribet banget deh, pasti kalian juga meraskannya kan.
Gue ingat dengan kata-kata seseorang, kalau disuruh milih waktu kecil atau waktu lu sekarang ? dia menjawab kalau ‘dia lebih milih waktu yang sekarang. Karena dari kejadian-kejadian yang dilewati banyak hal membuat kita belajar, belajar bagaimana mensyukuri hidup ini. Kalau lu gak melewati proses dewasa lu gak akan mendapatkan apapun dari hidup ini’. Cukup bijak bukan.
Oke kita balik lagi ke topic utama yaitu dream.
Kadang semua impian itu tak sama dengan kenyataan yang ada. Malah kadang bertolak belakang dengan semua impian yang sudah dibuat. Dari semua yang terjadi pasti ada hikmah yang bisa dipelajari dari semua kejadian, bahwa sang pencipta memberikan apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan. *tumben-tumben kan gue bisa bijak gini hehehe*
Gak usah jauh-jauh melihat contohnya, coba aja liat diri lu sendiri itu adalah salah satu contahnya. Kadang pasti lu mikir kalo tuhan gak adil sama lu, orang lain bisa dapetin apa yang dia mau tapi kenapa lu gak ? pertanyaan yang selalu dilontarkan orang-orang yang impiannya tak menjadi sebuah kenyataan. Lu akan menemukan jawabannya setelah lu tau, jika impian yang lu inginkan tak pas dengan hidup lu, tapi tenang tenang guys, dibalik itu lu bakal dapet yang jauh lebih baik. Percaya dan yakin deh. Kayak lagi nulis siraman rohani gini gue jadinya, tapi gak apalah ya kan tumben-tumben otak gue konslet.
Ngomongin tentang otak gue yang konslet, gue punya temen yang bilang kalo otak gue lagi konslet pasti omongan gue bener. Ya ya ya beginilah resiko orang-orang yang suka ngelawak kayak gue, saat gue membuat sebuah kata yang berbobot maka temen-temen bakal bilang kalo otak gue lagi konslet makanya omongan gue bener. Parah kan, pasti lu bakal bilang itu parah banget. Sedih banget jadi gue kan, padahal gue cuman mau membahagiakan orang-orang yang ada disekitar gue dengan membuat mereka tertawa jika didekat gue, tapi malah gue dianggap selalu gak pernah serius.
Padahal apa yang salah dengan orang yang berusaha membuat lelucon agar orang-orang yang ada disekitar bisa tertawa. Kan tertawa bisa membuat kita awet muda. Nah klo yang mau awet muda, deket-deket aja sama gue. Loh ini kenapa jadi kayak seles gue.
Oke balik lagi pada pembahasan awal yaitu dreams. Kalo berbicara soal impian atau mimpi, gue punya banyak mimpi yang pengen gue wujudkan. Tapi beberapa impian gue gak terwujud sesuai dengan apa yang diinginkan L. Asal kalian tau ya guys, gue pernah bener-bener putus asa gara-gara salah satu impian gue gak terwujud. Rasanya kesel, jengkel, dan gue udah berusaha buat berpikir positif tapi sepertinya terlalu banyak setan yang ada dideket gue saat itu jadi yang gue pikirkan malah negative. Yang parahnya gue berpikir negative sama Allah. Parah banget gak tuh, pasti parah banget. *maaf ya Allah, itu kemaren kok. Sekarang udah gak kok, sekarang lebih banyak bersyukur :D* Ya saat itu gue seakan lelah berpikir positif saat semua yang gue inginkan tak pernah jadi kenyataan, tapi saat gue menoleh kekanan dan kekiri gue, orang-orang itu mampu mendapatkan apa yang mereka inginkan. Apa gak jengkel tuh.
Kalian pasti pernah merasakan apa yang gue rasakan, lelah dan hamper putus asa. Mana ada si orang yang tahan dengan yang namanya menunggu. Pasti jawabannya GAK ADA.
Cuma orang-orang terdekat yang bakal ngerti keadaan dan kondisi lu. Kondisi saat lu terpuruk. Saat itu pula lu akan tau mana yang ngerti. Yakin deh kalau lu deket sama nyokap, nyokap bakal tau bagaimana keadaan lu saat itu, mau jarak kalian jauh ataupun dekat. Karena ikatan antara orang tua dan anak selalu akan terjalin.
Nyokap, ingatan gue sangat pekat dengan sms nyokap saat itu. Saat dimana gue sudah lelah dan rapuh, dia mampu membuat gue percaya jika semua akan terjadi jika saatnya tiba. Dia gak mencontohkan  hal yang jauh, hanya mencontohkan dengan dirinya dan keluarga kami. Apa yang terjadi pada kami saat ini adalah buah dari kesabaran yang kami lalui. Hidup tidak akan menis terus menerus, pasti aka nada pahitnya. Lu gak akan pernah menjadi dewasa atau belajar jika hidup lu mulus terus tanpa rintangan. Kedewasaan itu terbentuk dari apa yang terjadi dan dari semua kejadian itu kita mendapatkan sebuah pembelajaran.
Kehidupan keluarga gue memang tak berjalan melus terus, malah mungkin banyak pahitnya. Tapi kedua orang tua gue selalu sabar sabar dan sabar. Dan pada akhirnya semua terjawab satu per satu, ya memang memerlukan waktu yang lama, tapi inilah yang dinamakan proses.

Seperti gambar yang gue posting ini, saat semua terasa gelap maka aka nada satu cahaya yang akan meneranginya *kurang lebingnya begitu ya maknanya*. Sama seperti kehidupan kita. Saat lu merasa gelap maka Allah akan memberikan sebuah cahaya.
Gak semua yang kita impikan itu baik untuk kita, kadang kita gak sadar jika yang terbaik itu sedang dipersiapkan Allah, dengan sedikit kesabaran.
Oh iya pasti kalian penasaran kan dengan teman yang geu bilang kalau gue bener itu omongannya berate otyak gue sedang koslet. Ok gue perkenalkan ya salah satu temen gue ini, namanya Winanda Septi Utami biasanya si dipanggil nanda.
 
Beh kece banget kan ???????????????? pastinya :D, udah jangan pada lama ngeliatinnya nanti ketoilet lagi gara-gara mules *ups*. Becanda ya nanda hehehe

Kamis, 20 Februari 2014

Sosok misterius

Diposting oleh Unknown di 00.00 0 komentar


Begitu indah pertemuan yang tuhan ciptakan antara kau dan aku. Hanya sebuah mimpi yang aku anggap nyata. Mimpi yang membuat hari-hariku bergairah. Entahlah mungkin aku yang terlalu berlebihan. Aku bahkan tak mengenalmu, tapi aku saat dekat denganmu ‘dalam mimpi’.
Apa ini cara tuhan mengenalkanmu kepadaku ?
Baru bertemu dimimpi saja aku sudah bahagia, bagaimana jika kita bertemu didunia nyata. Aku tak bisa berbuat banyak selain mecintaimu dan membuatmu nyaman berada didekatku.
Wajahmu seakan sudah lama aku kenal, tapi seakan lupa siapa dirimu. Sentuhan yang kau daratkan kekepalaku begitu lembut, dan nada bicara yang membuatku menjadi orang yang begitu kau hargai.
Aku ingin merasakan bagaimana mencintai, menyayangi, dan memilikimu secara utuh bukan hanya dalam mimpi. Jika dia yang dulu adalah luka, maka hadirnya kamu menjadi obat untukku. 
Allah hadirkan dia kembali kedalam mimpiku, itu permintaan kecilku. Jika aku dan dia sudah siap maka pertemukan kami dalam keadaan yang indah. insyaAllah aku akan mencintai dia seutuhnya, tanpa tapi, tanpa jeda dan tanpa keluh. Begitu juga dia :).

Minggu, 16 Februari 2014

Move Along

Diposting oleh Unknown di 20.29 0 komentar


Tentang sepasang mata yang sukar aku eja
Tantang sosok yang begitu mencintai malam
Tentang nafas yang begitu hangat saat ciuman mendarat dikening
Tentang aroma tubuh yang masih pekat diingatan
Tentang genggaman-genggaman tangan yang pernah mampir lalu beranjak lagi
Tentang kamu, ya kamu yang bernamakan kenangan

12 january 2014 tepatnya  hari minggu, hari terakhir kita bertemu. Sekarang aku sedang menikmati hari yang sama, tapi dengan suasana yang berbeda. Lagu ‘melangkah’ dari Raisa menemaniku duduk disudut kamar dengan sebatang rokok. Kunikmati setiap bait dan senja dengan jingganya yang mulai malu-malu pulang keperaduan.
Hari ini berbeda tak ada kamu disini. Bayang-bayang semumu yang menemaniku minggu ini dan seterusnya. Tak akan terdengar lagi canda tawamu, senyuman dengan mata tajam saat menatapku. Lagi lagi aku menikmati sore ditemani sepi dan bayangan semumu.
Aku sendiri, ya hanya sendiri. Minggu lalu ada kamu yang menemani, tepat disampingku saat ini. Kita tertawa bersama, menikmati gemuruh hujan yang tak mau berhenti membasahi bumi. Cuaca hari ini berbeda sayang dengan saat kamu benar-benar ada disini, hari ini begitu panas tak ada hujan menyapa.

Masih pekat dalam ingatanku tatapan dengan mata indahmu yang tak pernah mampu aku tatap, dari dulu sampai saat terakhir kita bertemu. Aku bukan takut menatap matamu tapi aku tak mampu. Tak mampu menahan rasa perih jika ada bayang wanita itu dibelakang wajahku. Bayangan wanita dengan perut mulai membuncit.
Sayang, aku abadikan sedikit tentangmu dalam goresan ini agar kau tetap abadi tak terhapus oleh waktu. Tapi jangan kau kira aku berharap kau kembali, tidak. Aku hanya tak ingin kau hilang bersama waktu dan ingatanku tentangmu. Kau telah menjadi seseorang yang mampu membuat hariku memiliki pelangi sendiri, setiap warna yang kau ciptakan aku simpan dalam ingatan.
Sekarang kamu sedang menikmati menunggu senja menghilang digantikan oleh sang rembulan dengan wanita itu. Aku tak cemburu, karena aku pernah melewati itu denganmu, bahkan lebih indah dari yang kau lewati sekarang. Kita penuh canda, tawa dan kita saling menatap penuh cinta. Kamu tak akan pernah melewati itu semua dengan dia.
Aku merasa kau sedang berada disampingku saat ini, memperhatikan setiap kata yang aku ciptakan tentangmu. Aroma tubuhmu masih melekat dalam ingatanku, nafas hangatmu juga tak mau kalah. Seakan Kau memelukku dengan erat dan hangat. Pelukanmu itu seperti kopi yang ku minum pagi tadi, begitu hangat. Ciumanmu seperti kafein yang memabukkan tapi menenangkanku.
Sayang, mungkin aku tak pernah ada di ingatanmu untuk saat ini, tapi aku yakin kelak pada suatu pagi kamu akan mengingat tentangku lebih pekat, bayangku dan kenangan kita akan mengaduk pikiranmu berkali-kali. Jika saat itu tiba, ingatanku tantangmu sudah memudar bersama air mata yang kutumpahkan saat malam-malam aku mengenangmu dulu.
Kamu sudah aku abadikan dalam goresan ini. Kamu akan menjadi sebuah cerita. Bukan hanya itu, tetapi kamu pernah menjadi pena dalam kanvas hidupku dan aku mensyukurinya :D
Aku meyakini, jika kelak aku dan kamu akan bertemu lagi. Jika kau tanya kapan ? entahlah aku pun tak tau. Tapi saat hari itu tiba, aku sudah menamukan kebahagiaan setelah ikhlas melepaskanmu. Good bye sayang.

Laki-Laki Yang Mengagumi Malam

Diposting oleh Unknown di 19.15 0 komentar

Hai :)
Apa kabar kau yang begitu mencintai malam ?
pasti baik-baik saja.

Sapaan yang sangat klise sekali aku lontarkan mengawali posting kali ini, aku bingung harus mengawalinya seperti apa. Tanpa kau bertanya sekalipun aku akan memberitahu kabarku. Aku disini juga baik-baik saja setelah melewati malam-malam yang melelahkan. Ribuan kerinduan tentangmu menghujamku, tapi itu kemarin. Aku sudah bisa menata hidupku seperti saat sebelum kau mengetuknya.
Tangis tanpa suara yang harus kutelan oleh gelapnya malam dan bantal yang kuhujani air mata disetiap malan, sudah tak ada lagi.
Kemarin mengenangmu menjadi momok yang menyeramkan bagiku. Aku memohon kepada Allah agar tak menghadirkan kau disela malam menyambut subuh, tapi lagi-lagi kau datang. Aku kalah, menyerah dan kembali menangis.
Kau menyobek-nyobek pikiranku. Kenangan-kenangan yang kita torehkan dibawah cakrawala manjadi media untukku mengenangmu.
Tapi aku sekarang sudah terbiasa tanpa kabar darimu. Kalo kata bang faris atau biasa di sebut misteeerius “awalnya memang nggak nyaman, tapi adaptasi adalah jawabannya”. Kata-kata itu benar, aku beradaptasi tanpa kau dikehidupanku. Dan aku cukup berhasil.


Kau tak akan pernah tau bagaimana aku berjuang melawan rasa rindu yang begitu bergejolak disetiap malamnya. Jika melihatku kelak pasti  kau akan mangira dari awal kau pergi aku sudah baik-baik saja, tanpa kau tau bagaimana prosesku menjadi baik-baik saja.
Kau sudah menemukan rumahmu dan aku sekarang sedang mencari rumah yang nyaman dan mampu menerimaku apa adanya. Rumah yang akan aku temui mungkin lebih indah dari kau.
Aku belajar sesuatu dari salah satu acara televisi yang tak perlu aku sebutkan apa namanya. Sekarang aku mengerti Mengapa kita tak ditakdirkan lama-lama menjalin hubungan ? jawabannya hanya satu, karena kita berbeda kelas. Kelas kita berbeda, kau dan dia berada dikelas yang sama sedangkan aku ? kelasku lebih tinggi dari kalian jadi kita tak cocok. Maaf kalau aku terlalu sombong J.
Selamat tinggal kau yang pernah mampir dalam hidupku. 
selamat tinggal kau yang 'sempat' pernah ingin kujadikan rumah terakhir 
Selamat tinggal kau yang begitu mencintai malam. 
 

DayDreamer Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting