Minggu, 16 Februari 2014

Laki-Laki Yang Mengagumi Malam

Diposting oleh Unknown di 19.15

Hai :)
Apa kabar kau yang begitu mencintai malam ?
pasti baik-baik saja.

Sapaan yang sangat klise sekali aku lontarkan mengawali posting kali ini, aku bingung harus mengawalinya seperti apa. Tanpa kau bertanya sekalipun aku akan memberitahu kabarku. Aku disini juga baik-baik saja setelah melewati malam-malam yang melelahkan. Ribuan kerinduan tentangmu menghujamku, tapi itu kemarin. Aku sudah bisa menata hidupku seperti saat sebelum kau mengetuknya.
Tangis tanpa suara yang harus kutelan oleh gelapnya malam dan bantal yang kuhujani air mata disetiap malan, sudah tak ada lagi.
Kemarin mengenangmu menjadi momok yang menyeramkan bagiku. Aku memohon kepada Allah agar tak menghadirkan kau disela malam menyambut subuh, tapi lagi-lagi kau datang. Aku kalah, menyerah dan kembali menangis.
Kau menyobek-nyobek pikiranku. Kenangan-kenangan yang kita torehkan dibawah cakrawala manjadi media untukku mengenangmu.
Tapi aku sekarang sudah terbiasa tanpa kabar darimu. Kalo kata bang faris atau biasa di sebut misteeerius “awalnya memang nggak nyaman, tapi adaptasi adalah jawabannya”. Kata-kata itu benar, aku beradaptasi tanpa kau dikehidupanku. Dan aku cukup berhasil.


Kau tak akan pernah tau bagaimana aku berjuang melawan rasa rindu yang begitu bergejolak disetiap malamnya. Jika melihatku kelak pasti  kau akan mangira dari awal kau pergi aku sudah baik-baik saja, tanpa kau tau bagaimana prosesku menjadi baik-baik saja.
Kau sudah menemukan rumahmu dan aku sekarang sedang mencari rumah yang nyaman dan mampu menerimaku apa adanya. Rumah yang akan aku temui mungkin lebih indah dari kau.
Aku belajar sesuatu dari salah satu acara televisi yang tak perlu aku sebutkan apa namanya. Sekarang aku mengerti Mengapa kita tak ditakdirkan lama-lama menjalin hubungan ? jawabannya hanya satu, karena kita berbeda kelas. Kelas kita berbeda, kau dan dia berada dikelas yang sama sedangkan aku ? kelasku lebih tinggi dari kalian jadi kita tak cocok. Maaf kalau aku terlalu sombong J.
Selamat tinggal kau yang pernah mampir dalam hidupku. 
selamat tinggal kau yang 'sempat' pernah ingin kujadikan rumah terakhir 
Selamat tinggal kau yang begitu mencintai malam. 

0 komentar:

Posting Komentar

 

DayDreamer Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting